*/

Novita Wijayanti bersama Rakyat

Novita Wijayanti bersama Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2015

Jujur dalam Berpolitik

Embedded image permalinkPolitik dapat membawa diri kita dalam kehancuran. Saat kejujuran tidak ada, politik hanya menjadi tempat bermain. Bagaimana tidak, politik penuh intrik. Dekat dengan korupsi, nepotisme dan kolusi.

Saat kita tidak memegang kejujuran, maka saat itulah jiwa yang rakus menguasai diri. Mengambil hak masyarakat untuk kepentingan diri sendiri.

Sisi gelap dalam berpolitik inilah yang membuat masyarakat tak ingin mendengar janji tulus para politikus. Masih ada yang bersih didalam kepingan hitam politik Indonesia. Masyarakat bosan melihat para koruptor tertangkap basah. Sangat wajar, mereka kecewa. Kesempatan mengubah hidup lebih baik menjadi sirna. 

Pijakan berpolitik saya adalah niat ibadah. Atas ridho Allah dan segenap keluarga, saya pastikan berada di antara sebagian kecil yang jujur. 


Rabu, 29 Juli 2015

Perempuan Dalam Politik



Menjadi perempuan yang bergelut dalam dunia politik dapat  dihitung dengan jari. Masyarakat masih memandang sebelah mata karena politik selalu dikaitkan dengan laki-laki.

Bukan hanya kemampuan dalam berpolitik yang diragukan tetapi mempertanyakan waktu yang digunakan karena tugas utama perempuan sebagai ibu dan istri.

Meskipun undang-undang telah memberikan kesempatan bagi perempuan dengan kuota 30% dalam parlemen tetap belum cukup. Kuantitas perempuan yang banyak serta berada di segala aspek sehingga peran perempuan di parlemen harus mendapat lebih kursi. Tetapi meskipun 30%, masih ada kuota perempuan yang tidak memenuhi di berbagai daerah. Ini membuktikan masih minimnya perempuan terjun langsung dalam politik.

Saya sebagai salah satu perempuan yang berpolitik menyakini bahwa ini adalah jaln hidup saya. Salah satu cara untuk mengabdi pada negeri maupun masyarakat














Selasa, 28 Juli 2015

Dengan Berpolitik Dapat Membantu Masyarakat



Politik adalah dinamis. Saat ini lawan bisa menjadi kawan dan sebaliknya. 

Dalam politik hitam bisa menjadi putih atau putih menjadi hitam. Semuanya jelas bahwa dalam ranah ini benar bisa menjadi salah ataupun salah menjadi benar.

Melihat politik tanah air yang penuh intrik, wajar masyarakat memandang negatif kami.

Tapi saya percaya, tidak semua orang memiliki tujuan yang salah.

Saya percaya saat berkiprah di dunia politik, saya lebih bisa membantu masyarakat. 

Senin, 27 Juli 2015

Harapan Setelah Ramadhan

Ramadhan telah berlalu. Bukan berarti ibadah kita menurun setelah Ramadhan. Selama sebulan kita mencash keimanan kita. Semoga kita menjadi manusia lebih baik.

Moment Ramadhan lah, membuat saya lebih semangat untuk mengabdi masyarakat. 

Setelah istirahat sejenak dari rutinitas, saya kembali aktif bekerja untuk rakyat. Banyak harapan yang telah saya rancang. Ingin saya segera eksekusi.

Saya percaya kita bisa berubah untuk lebih baik. Bersama membangun negeri.

Sabtu, 25 Juli 2015

Gizi Anak dan Suami

Sesibuk apapun perempuan, harus ingat kewajibannya sebagai istri dan ibu.

Memasak makanan untuk keluarga adalah kebahagiaan tersendiri. Memastikan gizi yang terkandung dalam makanan yang akan dikonsumsi.

Terutama gizi anak. Karena mereka dalam kondisi bertumbuh. Memerlukan gizi yang pas dan tepat.

Di sela-sela kesibukan saya, tetap menomorsatukan kewajiban untuk mengurus anak dan suami.

Jumat, 24 Juli 2015

Masa Muda

Isilah masa muda kalian dengan kegiatan positif. Mengejar cita-cita dan raihlah kesuksesan.

Jangan biarkan masa muda kalian dengan hal negatif. Karena penyesalan selalu datang belakangan.

Percayalah usaha kalian saat ini akan menuai keberhasilan. Usaha tidak pernah mengkhianati hasil.




Kamis, 23 Juli 2015

Keadlian PR Bangsa Ini

Ketika keadilan di negeri ini hanyalah impian.
Maka sebentar lagi negeri ini akan hancur.

Tetapi kita masih memiliki anak cucu sebagai aset bangsa. 

Merekalah yang memberikan kekuatan kepada saya dan kita semua. Untuk mengubah ketidakadilan ini.

Saya percaya saat itu akan tiba. Dimana Indonesia terkenal dengan penegakan  keadilan.

Rabu, 22 Juli 2015

Kodrat Perempuan

Sesibuk apapun perempuan meniti karirnya, tetaplah kodratnya mengurusi suami dan anaknya.

Dapat membagi waktu serta dukungan suami akan mempermudah pekerjaan kita.

Dibelakang perempuan suskes terdapat suami luar baisa.

Karena saya juga permepuan biasa. Saat lemah lah suami serta keluarga menjadi kekuatan terbesar untuk bangkit.