*/

Novita Wijayanti bersama Rakyat

Novita Wijayanti bersama Generasi Muda

Jumat, 21 Juli 2017

Cara Menjaga Keutuhan NKRI

Gambar: tubasmedia.com

Tanggung jawab untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ada di pundak seluruh warga negara Indonesia. Tidak terbatas pada pemerintah maupun militer, tetapi kita sebagai rakyat pun memiliki kewajiban yang sama. Nah, sebagai masyarakat umum, apa yang bisa kita lakukan untuk berpartisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI?

Berikut ada beberapa tips yang diambil dari beberapa sumber.
  1. Cinta tanah air
  2. Membina persatuan dan kesatuan
  3. Rela berkorban
  4. Menambah pengetahuan budaya dalam mempertahankan NKRI
  5. Patuh dan taat terhadap peraturan yang berlaki
  6. Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan dengan sesama

Kamis, 20 Juli 2017

Prestasi Indonesia di Kancah Internasional

Gambar: republika.co.id

Dua hari ini, kita mendengar prestasi-prestasi membanggakan dari para pelajar kita. Adalah Axel Giovanni Hartanto dan Luthfi Bima Putra yang berhasil mempersembahkan dua medali perunggu kategori individu dalam kejuaraan matematika internasional Po Leung Kuk 20th Primary Mathematics World Contest (PMWC). Ini merupakan prestasi yang bagus di tengah persaingan lomba yang sedemikian berat, yang diikuti oleh siswa-siswi sekolah dasar dari berbagai negara seperti Amerika Serikat (AS), Bulgaria, Australia, Afrika selatan, Cina, Malaysia, Vietnam, Mongolia, Thailand, Filipina, Taiwan, Hongkong, Makau, dan Indonesia

Prestasi membanggakan berikutnya datang dari bidang olahraga. Indonesia menjadi runner-up di ajang Asian School Games 2017. Hasil tersebut diraih berdasarkan klasemen akhir capaian medali yang terdiri dari 25 medali emas, 33 perak, dan 39 perunggu, sehingga Indonesia mendapatkan total 97 medali.

Rupanya, di tengah berbagai kisruh yang terjadi khususnya di media sosial di Indonesia, generasi muda Indonesia masih bisa membuat bangga Indonesia dengan prestasinya. Semoga semakin mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Selamat!

Rendang yang Mendunia

Ilustrasi: rumahmesin.com
Jagat media sosial belakangan ini cukup ramai oleh perbincangan tentang makanan terbaik di dunia. Sebabnya, situs CNN merilis daftar 50 makanan terbaik sedunia, dan rendang berada di peringkat pertama.

CNN sendiri mengakui, daftar tersebut pernah ditulis pada 2011, namun pada Juli 2017 ini daftar tersebut sedikit diubah dan dipublikasikan kembali.

Selain rendang, nasi goreng dan sate juga termasuk dalam daftar tersebut, masing-masing menempati nomor 2 dan 14.

Kita seyogyanya patut berbangga, bahwa makanan Indonesia sangat dikenal dan cukup disukai oleh masyarakat dunia. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan warisan budaya yang luar biasa, yang diakui oleh dunia. Masihkah kita enggan mencintai apa-apa yang berasal dari Indonesia, dan justru lebih memilih produk luar negeri?

Senin, 17 Juli 2017

Hari Pertama Sekolah

Sebagian besar sekolah memulai kegiatan belajar mengajarnya di awal tahun ajaran hari ini. Semangat baru terpancar dari murid-murid usai liburan yang cukup panjang. Apalagi bagi mereka yang baru saja naik jenjang, dari SMP ke SMA, SD ke SMP, atau yang baru pertama kali memulai sekolah.

Sebab ini bertepatan dengan hari Senin, maka sekolah diawali dengan upacara bendera. Diharapkan upacara bendera ini dapat menyuntikkan kembali semangat nasionalisme ke dalam jiwa siswa-siswi se-Indonesia.

Selamat memulai sekolah, anak-anakku!

Ilustrasi:komunitas.bukalapak.com

Generasi Muda dan Empati

Ilustrasi: rumahfilsafat.com
Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan pemberitaan atas aksi bully yang terjadi atas seorang mahasiswa autis oleh teman-temannya. Hal ini tentunya tidak bisa dibenarkan oleh akal sehat mana pun. Terlebih, beberapa sumber menyebutkan bahwa aksi bully yang videonya sedang viral bukanlah kasus pertama.

Ini menunjukkan bahwa masih ada generasi muda di Indonesia yang belum memiliki empati terhadap sesamanya. Dan sangat disayangkan, bahwa pelaku adalah mahasiswa, generasi terpelajar yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat luas terkait moralitas. Penghargaan terhadap sesama, apa pun kondisinya, adalah hal yang mutlak diperlukan dalam kehidupan.

Tetapi saya yakin, masih banyak generasi muda yang peduli kepada sesama. Buktinya, di setiap unggahan terkait berita tersebut, selalu disertai komentar simpati terhadap korban dan kecaman terhadap pelaku. 

Jumat, 14 Juli 2017

Bijak Menggunakan Media Sosial

Ilustrasi: berbedapelangi.blogspot.co.id
Di era canggihnya teknologi informasi saat ini, hampir setiap orang sudah bisa menggunakan media sosial. Keberadaan media sosial tersebut seringkali membuat berbagai informasi remen sekalipun bisa tersebar secara masif hanya dalam beberapa jam. Hal tersebut bisa saja dimanfaatkan untuk merekrut dukungan atas aksi-aksi positif yang dilaksanakan, seperti gerakan donasi dan sebagainya.

Di sisi lain, informasi tersebut kadang membuat orang lain merasa terganggu. Baik dari diri kita sendiri yang mengusik orang lain, maupun diri kita yang dirugikan akibat apa yang kita unggah.

Maka, perhatikan langkah-langkah berikut supaya bisa bermedia sosial dengan aman dan bijak.

  1. Hati-hati membagikan informasi pribadi pada publik.
  2. Selalu gunakan etika/norma saat berinteraksi dengan siapapun di media sosial.
  3. Tidak mengunggah apa pun yang mengandung penghinaan ataupun pelecehan SARA.
  4. Cantumkan sumber jika materi yang Anda bagikan berupa karya orang lain.
  5. Berikan informasi yang positif untuk menyebarkan semangat baik pada sesama penggunamedia sosial.
  6. Manfaatkan media sosial untuk menyebar kebaikan maupun hal-hal positif lainnya.

Kamis, 13 Juli 2017

Problematika Dasar Rakyat Indonesia

Banyak persoalan dasar yang dirasakan masyarakat Indonesia saat ini. Salah satunya adalah masalah keadilan sosial di berbagai bidang kehidupan khususnya ekonomi dan hukum. Masih banyak rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Pun di bidang hukum, korupsi semakin marak di kalangan pemerintahan. Tak jarang pula kita dengar tebang pilihnya penegakan hukum antara kelompok elite dengan rakyat biasa. Ini mencerminkan betapa keadilan masih jauh dari yang kita harapkan.

Maka yang kita perlukan adalah sebuah program transformasi bangsa. Kita menginginkan terangkatnya perekonomian masyarakat Indonesia sehingga mereka memiliki taraf hidup yang layak. Kita juga berusaha menyadarkan masyarakat akan keadilan yang makin hilang di negeri ini, dan bersama-sama marilah kita memperjuangkan kembalinya keadilan itu.

Rabu, 12 Juli 2017

Jalankan Amanah Rakyat Indonesia


Indonesia sudah merdeka untuk hampir 72 tahun, dan reformasi sudah berlalu lebih dari 19 tahun. Tetapi nyatanya, rakyat Indonesia belum sepenuhnya merasakan cita-cita kemerdekaan seperti termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Pencapaian reformasi dan demokrasi di berbagai bidang dan pertumbuhan perlu lebih ditingkatkan lagi kualitasnya, dengan perbaikan yang menyeluruh, merata, dan berkelanjutan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat. Transformasi bangsa ini merupakan kelanjutan untuk menyelesaikan agenda reformasi yang belum tuntas dan percepatan pembangunan yang masih belum optimal.

Karena itu, marilah bergerak bersama dengan sepenuh hati untuk terus menjalankan amanat rakyat Indonesia untuk mencapai bangsa dan negara yang berdaulat, adil, makmur, serta bermartabat dalam seluruh aspek kehidupan.