*/

Novita Wijayanti bersama Rakyat

Novita Wijayanti bersama Generasi Muda

Jumat, 05 Agustus 2016

Ketika Narkoba Mengancam Masa Depan Bangsa

Geram, resah dan tidak percaya, mungkin perasaan ini yang melanda pikiran masyarakat Indonesia. Hal ini tentu bukan tanpa sebab, mengingat diantara gencarnya pemerintah memperketat peraturan terkait narkoba, pengakuan salah satu terpidana mati kasus narkotika kemarin, memberikan luka yang semakin perih karena mafia narkoba yang sebegitu besarnya, ternyata telah bercokol cukup lama di negeri kita.

Zat adiktif ini, kini tak hanya menggoda untuk di konsumsi, namun juga diperdagangkan. Terbukti dari beberapa oknum yang menjualnya untuk lembaran rupiah baik tua dan muda, dengan korban terkhusus para muda yang mencari identitas. Saya prihatin, ketika masa depan bangsa ini diracun sedemikian rupa ditengah pencarian jati diri. Bukan keren, pun gaul, hanya tersisa masa depan suram dan kejahatan. Hal ini mampu membuat saya sebagai seorang ibu mengurut dada.

Sejatinya memang lingkungan yang berpengaruh, karena sebagian besar hidup dari seseorang dihabiskan dengan lingkungan luar. Namun lingkungan rumah merupakan akar, pondasi yang menjadi pondasi bagi seseorang dalam menjalani hidup. Saya, Novita Wijayanti, mendukung pemberantasan narkoba hingga ke akarnya. Karena sesungguhnya narkoba hanya merusak masa depan bangsa, yaitu  remaja. Isilah rumah-rumah kita dengan akhlak yang baik, pendidikan moral dan tanamkan cita-cita perjuangan sejak dini. Tidak pernah ada kata terlambat. Mari berjuang untuk rakyat, katakan tidak pada narkoba.


Jauhilah Narkoba, Perbanyak Prestasi. Mari Selamatkan Indonesia

Rabu, 03 Agustus 2016

ASI Eksklusif, Perjuangan Ibu Masa Kini

Agustus telah datang, dimana awal pekan Agustus (tanggal 1-7 Agustus) dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) sejak tahun 1990. Selaras dengan hal ini Kemenkes RI memiliki tema yang berbeda setiap tahunnya dalam menjalani Pekan ASI Sedunia ini, dengan tema yang diangkat tahun ini adalah “Ibu Menyusui sampai 2 Tahun Lebih Hemat, Anak Sehat dan Cerdas. Dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Sejahtera”. Pekan ASI tentunya hadir karena suatu fenomena, yakni kesadaran ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.  

Sebagai seorang ibu, saya sangat faham bahwa memberi ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan menjadi perjuangan tersendiri bagi seorang ibu. Karena saya sadar ASI merupakan asupan nutrisi satu-satunya yang terbaik untuk bayi. WHO dan UNICEF merekomendasikan rentang waktu pemberian ASI eksklusif adalah sejak bayi lahir sampai usia 6 bulan dan ASI bersama pemberian Makanan Pendamping ASI sampai usia 2 tahun. Namun, saya sedih mengetahui bahwa tidak sedikit ibu yang juga baru melahirkan merasa kesulitan untuk menyusui bayinya atau merasa ASI nya tidak cukup sehingga akhirnya menyerah dengan memberikan susu formula. Kasus lainnya adalah saat dunia industri dalam mendukung pencapaiannya sangat penting, karena saat ini wanita juga turut berkiprah di dunia karir.


Beberapa peraturan yang ditelurkan pemerintah terkait ASI eksklusif adalah, Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI Eksklusif dan Peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan/atau Memerah Air Susu Ibu. Senada dengan ini saya, Novita Wijayanti, mengajak para ibu untuk menyusui anaknya secara eksklusif, sebab selain gizi bayi yang tercukupi, akan tercipta ikatan yang lebih kuat antara ibu dan anak. Selamat Pekan ASI Sedunia, karena ini adalah salah satu perjuangan wanita untuk Indonesia.


Anak kita adalah masa depan Indonesia, mari perjuangkan masa depan negeri ini.

Selasa, 02 Agustus 2016

Tuntas Ikhlas Untuk Jakarta dari Pemuda

Yang muda yang berkarya, itulah kata pemantik yang kini gencar disuarakan oleh para pemusa. Hal ini tentunya disuarakan oleh mereka, para pemuda yang berjuang menuju Indonesia yang lebih baik. Selaras dengan ungkapan ini Partai Gerindra melalui Ketua Umum Partai Gerindra, Bapak Prabowo Subiyanto, mengusung pemuda menuju Pilkada DKI 2016.


Saatnya pemuda membawa angin segar untuk rakyat
Sandiaga Salahudin Uno, atau biasa dipanggil Sandi Uno, merupakan nama pemuda yang menurut saya Novita Wijayanti memiliki karakter yang khas dalam dirinya. Di usia muda, ia berhasil mengubah roda kehidupannya yang sempat terpuruk. Semangat yang dimiliki oleh pemuda kreatif dan bijaksana menurut saya. Selain pengusaha muda, ada hal yang cukup membuat batin saya tergugah, yaitu perhatian Sandiaga terhadap PKL. Ketika PKL terkesan termarginalkan, Sandiaga memiliki pemikiran bahwa keberadaan PKL akan mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PRDB), bahkan lebih jauh membuka lapangan pekerjaan ditengah hiruk pikuk pengangguran yang melanda. Sebuah visi segar untuk Jakarta, dan saya yakin lebih banyak lagi yang akan ia telurkan.


Saya, Novita Wijayanti bersama Partai Gerindra yakin, bahwa pemuda seperti Sandiaga Uno dapat membawa perubahan dan berjuang untuk rakyat.

Senin, 01 Agustus 2016

Kabinet Untuk Melayani Masyarakat

Pada Rabu, 27 Juli 2016, Presiden Jokowi secara resmi memberi pengumuman terkait resuffle kabinet. Tentu saja hal ini membuat ramai berbagai kalangan, baik setuju, tidak setuju atau bahkan ragu terhadap wajah baru hasil resuffle jilid II ini.

Ditengah ramainya pendapat yang ada, ada baiknya kita kembali memahami, bahwa pada substansinya kabinet merupakan pelayan rakyat. Saya tentunya berharap kabinet saat ini dapat bekerja maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan, seperti memperbaiki ekonomi, tersedianya bahan pangan cukup dar terbukanya lapangan kerja.

Semoga dengan hasil resuffle kabinet jilid II ini, pelayanan terhadap rakyat semakin optimal. Kami dari partai Gerindra, yang berada di luar pemerintah akan mengawasi pemerintah agar semua program dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dapat dilaksanakan.

Karena sesungguhnya kabinet ada untuk masyarakat.

Jumat, 29 Juli 2016

Kunjungan Kerja ke Waduk Bendo, Ponorogo

Pada hari Jum'at, 22 Juli 2016 lalu, saya bersama Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Ponorogo - Jawa Timur. Pada kunjungan kerja ini, rombongan dipimpin langsung oleh Bapak Fary (F. Gerindra) dan Bapak Yudi (F. PKS). Saya beserta mitra berangkat dari Bandara Adi Sumarmo Solo untuk melakukan penunjauan ke lokasi Pembangunan Waduk Bendo di Desa Ngideng.

Ketika saya tengah berada di lokasi pembangunan Waduk Bendo

Waduk Bendo sendiri dibangun untuk pengembangan sumberdaya air, baik irigasi, air baku domestik serta industri pengendalian banjir. Ketika saya melihat langsung lokasi pembangunan waduk, saya optimis Waduk Bendo akan mampu meningkatkan kualitas dari tanaman pangan nantinya. Terlebih Waduk Bendo kelak akan mengairi hingga 73 ribu hektar sawah di Ponorogo.

Usai melihat lokasi pembangunan Waduk Bendo, saya bersama mitra melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Ponorogo. Disini kami melakukan ramah tambah sekaligus disuguhi kearifan lokal khas Ponorogo, Reog Ponorogo. 


Ramah tamah di Pendopo Kabupaten Ponorogo

Rabu, 29 Juni 2016

Novita Wijayanti Memberikan Bantuan Korban Bencana kab Banyumas

Banyak saudara kita yang butuh bantuan. Baru baru ini saya mendatangi kepada korban bencana di kecamatan Sumpiuh dan kecamatan Tambah kabupaten Banyumas dan bertemu dengan Pak kades. Saya kirim makanan untuk berbuka, Mie instan, Air mineral dan dana sedikit untuk membantu meringankan. Semoga bermanfaat. Disana selain banjir ada tanah longsor dan juga pasar terbakar




Selasa, 21 Juni 2016

Bencana ini Segera Berlalu

Turut berduka terhadap korban banjir dan beberapa daerah di jawa tengah, semoga bencana ini segera berlalu. Kita berharap pemerintah setempat langsung cepat tanggap membantu warga yang tempat tinggalnya terkena dampak banjir ataupun longsor.

Gambar dari kawan-kawan yang ada di Purworejo.




Senin, 20 Juni 2016

Sidak persiapan mudik lebaran di Stasiun Gambir

Hari ini, saya Novita Wijayanti, bersama Komisi V dan juga Pimpinan DPR cek langsung ke lapangan bagaimana kesiapan menghadapi mudik lebaran tahun ini di Stasiun Gambir. Kereta api adalah salah satu moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat, sehingga harus di pastikan kenyamanan dan tentu keselamatan pemudik.

Kereta Api adalah salah satu moda transportasi darat yang memiliki tingkat keselamatan yang baik di bandingkan dengan mobil dan motor. Selain itu dengan kereta api juga bisa terhindar dari kemacetan, di tambah lagi dengan biaya yang murah. Oleh karena itu kereta api akan menjadi andalan warga masyarakat yang akan mudik.

Kami melihat kesiapan Stasiun Gambir mulai dari persiapan tiketing, hingga ketersediaan pelayanan-pelayanan publik didalam stasiun. Karena dapat di pastikan stasiun akan lebih padat di bandingkan dengan hari biasa. Yang juga prioritas adalah keamanan penumpang saat berada di stasiun hingga naik ke kereta.

Paska kunjungan ini, kami akan membahas dengan kawan kawan komisi lima dan akan memberikan rekomendasi rekomendasi untuk dapat menjadi perhatian kementrian perhubungan.