Novita Wijayanti bersama Rakyat.

Novita Wijayanti bersama generasi muda.

Novita Wijayanti bersama pengurus KNPI.

Novita Wijayanti bersama anak tercinta.

Kamis, 21 Mei 2015

Hari Kebangkitan Nasional

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei memiliki makna, arti, dan sejarah yang menggambarkan perjuangan bangsa dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional sendiri, dilakukan untuk mengenang Boedi Oetomo, salah satu organisasi pertama yang bercorak nasionalis di Indonesia. Boedi Oetomo atau dibaca Budi Utomo (BU) dalam ejaan baru, didirikan pada 20 Mei 1908.

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional tidak bisa dilepaskan dari pagi hari tanggal 20 Mei 1908. Ketika itu di sebuah ruang belajar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen, Sekolah Pendidikan Dokter Hindia),  Soetomo di depan rekan-rekannya mengagas pendirian sebuah organisasi sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Ide Soetomo ini terinspirasi oleh dokter Wahidin Sudirohusodo, yang ingin meningkatkan martabat rakyat dan bangsa.

Jika memaknai dari makna harafiahnya, kata budi dalam frasa Budi Utomo bermakna perangai atau tabiat. Sedangkan utomo berarti baik atau luhur. Jadi Budi Utomo dimaknai sebagai wadah untuk anggotanya mencapai sesuatu berdasar keluhuran budi, kebaikan perangai atau tabiat. Pergerakan organisasi ini tentu lebih kompleks. Tujuan awal pendirian BU adalah, memperoleh kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa Jawa dan Madura. Ketika pertama kali berdiri, Budi Utomo belum menyasar ide nasionalisme untuk seluruh bangsa Indonesia.

Memang akan ada perdebatan tentang organisasi pertama yang benar-benar mengusung ‘nasionalisme’. Namun, kelahiran Budi Utomo ini dijadikan patokan umum tentang kebangkitan nasional. Untuk pertama kalinya, ada gagasan untuk memisahkan kepentingan golongan, agama, atau suku, untuk merangkul masyarakat yang lebih kompleks. Sejak awal abad XX kemudian lahirlah berbagai organsisasi dan pergerakan, yang berkelanjutan dengan Sumpah Pemuda pada 1928, lantas proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Tahun ini, dalam Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-107 Tahun 2015disampaikan tentang arti dan makna Kebangkitan Nasional. Harkitnas dimaknai sebagai masa bangkitnya semangat, nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan kesadaran sebagai sebuah bangsa. Kebangkitan ini memicu upaya memajukan diri melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan.

Kini 107 tahun mengenang Kebangkitan Nasional, sudahkah kita bangkit?
Sumber : www.iberita.com

Rabu, 20 Mei 2015

Peran Pemuda dan Mahasiswa Untuk Kemajuan Bangsa Di Era dulu dan Sekarang

Pada zaman dahulu sebelum kemerdekaan ditegakkan di negara kita, peranan para mahasiswa dan para pemuda Indonesia sangat penting untuk kemajuan bangsa. Khusunya untuk terselenggaranya kemerdekaan bangsa ini. Bahkan sampai setelah kemerdekaan negara kita dikumandangkan, para pemuda dan para mahasiswa tetap ikut serta dalam memajukan negara. Kepedulian mereka terhadap kondisi negara yang saat itu dalam masa penjajahan sangatlah tinggi demi kemajuan negara.

Seperti yang kita lihat pada zaman penjajahan. Karena pada zaman penjajahan para pemuda rela mengorbankan seluruh jiwa dan raga demi mempertahankan bangsa indonesia dari tangan penjajah.  Dengan berdirinya organisasi-organisasi pemuda seperti Boedi utomo. Trikora dharma, Jong java dsb, merupakan salah satu bukti kepedulian para pemuda demi kemajuan bangsa. Pada dasarnya organisasi pemuda bersifat lokal kemudian berdiri PPPI yang merupakal awal lahirnya sumpah pemuda dengan adanya sumpah pemuda maka seluruh pemuda yang ada di indonesia menjadi bersatu dan sulit untuk di serang oleh musuh. Dan dengan kegigihan para pemuda maka pada tanggal 17 agustus 1945 , di kumandangkannya proklamasi kemerdekaan indonesia yang di bacakan oleh soekarno dan M. Hatta. Di jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 yaitu di rumah soekarno

Walupun banyak tantangan yang harus ditempuh oleh para pemuda tetapi mereka tetap berusaha keras supaya bangsa indonesia bebas dari penjajahan dan rakyat indonesia tidak lagi menderita seperti waktu adanya penjajahan oleh bangsa lain. Setelah di proklamasikan kemerdekaan indonesia , para pemuda mulai melakukan pemberontakan di berbagai wilayah dan mengusir para penjajah dan merebut wilayah-wilayah dari tangan para penjajah, akhirnya bangsa indonesia bersih dari jajahan bangsa lain

Namun karena zaman sudah berbeda peranan seorang pemuda dan mahasiswa saat ini yaitu adalah dengan memperteguh penanaman nilai-nilai pancasila di dalam kehidupan sehari-hari. Karena saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai meninggalkan dan bahkan melupakan nilai-nilai pancasila, yang notabene menjadi ideologi dan jati diri bangsa Indonesia,  seolah –olah sudah tidak lagi mewarisi semangat nasionalisme yang dimiliki pemuda pada zaman dulu. Hal ini disebabkan arus teknologi yang semakin canggih, sehingga membuat para pemuda saat ini terlena lupa akan tugas sebagai pemegang estafet pembangunan masa depan. Dan ada banyak yang menjadi pemicu lunturnya semangat kebangsaan yang merupakan warisan para pendahulu salah satunya adalah kejenuhan para pemuda dalam memandang wacana kebangsaan yang di kumandangkan elite politik di indonesia. Sebab lainnya adalah tidak adanya kepercayaan dari golongan tua kepada golongan muda untuk mengadakan transfer ilmu, pengalaman dan kewenangan.

Sealin itu peniruan  gaya hidup kebarat-baratan merupaka salah satu dampak yang kini menyerang banyak dari saudara-saudara kita yang mabuk-mabukan, terlibat di dunia malam bahkan kasus narkoba. Gaya hidup seperti inilah yang dapat merusak generasi muda. Selain itu kebanyakan dari mahasiswa lebih banyak menghabiskan waku dengan kegiatan yang kurang jelas manfaatnya, forum-forum diskusi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kenegaraan tidak pernah dijejali oleh mahasiswa sebaliknya tempat-tempat hiburan malah disukai oleh mahasiswa. Bila generasi muda menjadi rusak, bisa-bisa negara kita di jajah lagi oleh bangsa lain. Sekarang saja sudah terlihat dengan banyaknya kekeyaan bangsa indonesia yang digerogotin oleh bangsa lain di tambah hutang indonesia kepada bangsa lain semakin banyak saja.

Oleh karena itu, para generasi muda sekarang harus dapat menyikapi perkembangan yang terjadi di dunia, selalu mengambil sisi positif, dan meninggalkan sisi negatifnya. Memiliki semangat jiwa muda yang dapat membangun Negara Indonesia yang mandiri, bersatu dan damai walaupun berbeda agama, suku, dan budaya, dapat berpikir Rasional, Demokratis, dan Kritis dalam menuntaskan segala masalah yang ada di Negara kita. Dengan cara cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa Indonesia, serta menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan persaudaraan antar agama, ras atau suku bagi semua bangsa Indonesia agar tidak terjadi perpecahan ataupun perselisihan antar bangsa Indonesia. Kecintaan bangsa kepada Negara harus semakin erat dan semakin tinggi rasa bangga yang tertanam pada jiwa-jiwa bangsa Indonesia terhadap negara sendiri. Walaupun masih ada beberapa pemuda yang tidak memiliki rasa tersebut dan cenderung tidak lebih mencintai Negaranya sendiri tapi sekarang saatnya pemuda dan mahasiswa harus memiliki jiwa bangga dan cinta menjadi warga Indonesia, yang dapat di eksplore ke Negara-negara lain. Bukan hanya dalam bentuk demo yang berujung anarkis dan perusakan infastruktur atau hal-hal yang merusak citra bangsa Indonesia. Namun dibuktikan dengan hal-hal yang positif dan nyata bahwa negara Indonesia adalah negara cinta damai, terpelajar, dan Negara maju. Karena mahasiswa selalu menjadi bagian dari perjalanan sebuah bangsa, baik sebagai pelopor, penggerak bahkan sebagai pengambil keputusan. Mahasiswa itu mempunyai pemikiran yang kritis terhadap masalah yang ada disekitar, mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat, dan bisa juga memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena jika bukan kita generasi muda yang berusaha, maka siapa lagi?

Selasa, 19 Mei 2015

Salah Satu Membuktikan Mencintai Tanah Air


 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan sebuah negara kesatuan yang terdiri dari berbagai macam pulau, daerah, bahasa, ras, suku, budaya, dan agama. Kehidupan berbangsa dan bernegara tak luput dari kehidupan sejarah di masa lampau. NKRI dilahirkan oleh generasi yang memiliki idealisme cinta tanah air dan bangsa untuk membebaskan diri dari ancaman penjajah di masa lalu. Cinta tanah air sendiri berasal dari perwujudan dari Pancasila sila ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia”. Hal tersebut dapat diwujudkan dalam lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat sekitar, serta bangsa dan negara. Setiap warga negara wajib memiliki rasa cinta tanah air dan berhak mengikuti segala aktivitas kenegaraan.

Cinta Tanah Air memiliki definisi yang bermacam-macam. Berbagai macam sumber memiliki definisi yang berbeda-beda walaupun makna yang terkandung sama dan saling berhubungan. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, “Cinta Tanah Air” terdiri dari kata “cinta” dan “setanah air”. Kata “cinta” berarti suka sekali sedangkan “setanah air” berarti sebangsa atau senegara. Disimpulkan “cinta tanah air” berarti rasa suka terhadap bangsanya.

Sedangkan Winarno dan Suhartatik mengatakan bahwa cinta pada bangsa dan tanah air artinya setia pada bangsa dan negara Indonesia dengan berbuat sesuatu yang baik ditujukan untuk kemajuan bangsa dan kemajuan masyarakat Indonesia. Kemudian Widagdo mengatakan bahwa cinta tanah air ialah perasaan cinta terhadap bangsa dan negaranya sendiri.Usaha membela bangsa dari serangan penjajahan. Dalam cinta tanah air terdapat nilai-nilai kepahlawanan ialah rela dengan sepenuh hati berkorban untuk bangsa dan Negara.

Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pengertian dari “Cinta Tanah Air” merupakan suatu rasa sayang, cinta, peduli, bangga dan loyal pada setiap individu terhadap daerah atau negara yang ditinggalinya yang tercermin dalam perilaku mengabdi, membela, melindungi, dan menjaga bangsa dari segala ancaman dan gangguan dari dalam maupun luar negeri. Kesadaran akan cinta tanah air sendiri pada hakikatnya rela berkorban dan berbakti terhadap bangsa dan negara. Kebanggaan menjadi salah satu bagian dari tanah air dan bangsanya yang berujung ingin berbuat sesuatu yang mengharumkan nama tanah air dan bangsa.

Perlunya Sikap Cinta Tanah Air

Warga negara Indonesia memiliki kewajiban untuk cinta terhadap tanah air Indonesia. Cinta tanah air bukan untuk dihafal, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai kegiatan sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Seorang pelajar, mahasiswa, buruh, petani, pedagang, pegawai negeri, karyawan, atau pejabat tinggi harus berperilaku mencintai tanah air. Cinta tanah air diartikan suatu sikap yang mementingkan kepentingan bangsa dan negara serta rela berkorban demi kejayaan bangsa dan negara. Jika cinta tidak terbina pada diri setiap warga maka negara akan mudah dilanda kekacauan, pembangunan tidak behasil, pendapatan negara menurun, da pada akhirnya ingkat kesejahteraan dan kesehatan warga sendiri yang akan hancur.

Bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Oktober 1945. Kemerdekaan itu diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan parada pejuang yang tidak ternilai harganya. Semangat cinta tanah air perlu terus dibina sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjamin. Cinta tanah air bermanfaat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Manfaat tersebut diantaranya negara akan aman dan damai, pembangunan dapat berjalan lancar, dan pendapatan negara akan meningkat.

Individu yang memiliki rasa cinta pada tanah airnya akan berusaha dengan segala daya upaya yang dimilikinya untuk melindungi, menjaga kedaulatan, kehormatan dan segala apa yang dimiliki oleh negaranya. Rasa cinta tanah air inilah yang mendorong perilaku individu untuk membangun negaranya dengan penuh dedikasi. Oleh karena itu, rasa cinta tanah air perlu ditumbuhkembangkan dalam jiwa setiap individu yang menjadi warga dari sebuah negara atau bangsa agar tujuan hidup bersama dapat tercapai.

Salah satu cara untuk menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air adalah dengan menumbuhkan rasa bangga terhadap tanah airnya melalui proses pendidikan. Rasa bangga terhadap tanah air dapat ditumbuhkan dengan memberikan pengetahuan dan dengan membagi dan berbagi nilai-nilai budaya yang kita miliki bersama. Oleh karena itu, pendidikan berbasis nilai-nilai budaya dapat dijadikan sebagai sebuah alternatif untuk menumbuhkembangkan rasa bangga yang akan melandasi munculnya rasa cinta tanah air.

Perwujudan Cinta Tanah Air dalam Kehidupan Sehari-hari

Pannen (2005) dalam bukunya yang berjudul “Pendidikan Sebagai Sebuah Sistem” mengemukakan bahwa proses pendidikan merupakan sebuah upaya untuk menjaga kelangsungan hidup sistem pendidikan (maintenance synergy-menciptakan iklim belajar dan budaya belajar) dan untuk menghasilkan sesuatu (effective synergy- manusia yang mandiri). Mudyahardjo (Pannen, 2005) menggambarkan sebuah proses pendidikan sebagai proses transformasi atau perubahan kemampuan potential individu peserta didik menjadi kemampuan nyata untuk meningkatkan taraf hidupnya lahir dan batin.

Berdasarkan kriteria yang diuraikan dalam taksonomi Bloom maka kemampuan peserta didik yang harus dikembangkan melalui proses pendidikan itu mencakup tiga ranah yaitu, ranah kognisi, afeksi dan psikomotorik. Oleh karena itu, sebuah proses pendidikan tidak hanya harus mampu menyentuh ranah kognisi saja tetapi juga harus mampu menyentuh ranah afeksi yang kemudian akan bermuara dan terefleksi pada ranah psikomotorik atau perilaku.

Adapun cara-cara untuk meningkatkan rasa cinta tanah air sebagai berikut :

  1. Mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan pejuang kemerdekaan kita serta menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan.
  2. Menghormati upacara bendera sebagai perwujudan rasa cinta tanah air dan bangsa Indonesia.
  3. Menghormati simbol-simbol negara seperti lambang burung garuda, bendera merah putih, lagu kebangsaan Indonesia raya, dll.
  4. Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri agar pengusaha lokal bisa maju sejajar dengan pengusaha asing.
  5. Ikut membela serta mempertahankan kedaulatan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia dengan segenap tumpah darah secara tulus.
  6. Turut serta mengawasi jalannya pemerintahan dan membantu meluruskan yang salah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
  7. Membantu mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia kepada warga negara asing baik di dalam maupun di luar negeri serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang mencoreng nama baik Indonesia.
  8. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada acara-acara resmi dalam negeri.
  9. Beribadah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kemajuan bangsa dan negara.
  10. Membantu mewujudkan ketertiban dan ketentraman baik di lingkungan sekitar kita maupun secara nasional.

Pada peristiwa Sumpah Pemuda ada ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu Indonesia. Itulah wujud dari rasa cinta bangsa dan tanah air para pemuda zaman dulu. Pada zaman sekarang perwujudan rasa persatuan dan cinta tanah air harus laksanakan di manapun. Sebagai generasi penerus bangsa dalam mewujudkan sikap dan tingkah laku hendaklah yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat yang merugikan diri sendiri atau masyarakat. Bukan dengan berperang angkat senjata seperti pemuda zaman dahulu melainkan berperang untuk memerangi kemiskinan, kebodohan dan lemehman bangsa.

Perwujudan dalam kehidupan sehari-hari dapat dimaknai dengan berbagai cara, sebagai berikut :
  • Belajar dengan giat.

Sebagai generasi muda perlu menuntut ilmu sebaik-baiknya agar dapat memajukan kehidupan bangsa.
  • Menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi.

Selain menggunakan bahasa daerah masing-masing, perlu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam bergaul dengan orang-orang lain daerah. Bukan dengan bahasa gaul (prokem) atau bahasa asing.
  • Merawat dan membersihkan bendera negara.

Bendera negara merupakan simbol negara yang perlu untuk dijaga dan dirawat dengan baik.
  • Mencintai produk dalam negeri.

Biasakan untuk membeli dan menggunakan produk buatan negara sendiri. Hal itu merupakan wujud dari kepedulian terhadap tanah air.
  • Upacara setiap hari senin dan hari nasional negara.

Upacara merupakan bentuk rasa cinta dan peduli terhadap negara karena pada setiap rangkaian upacara mengandung hal-hal yang mencerminkan simbolis bangsa, seperti lagu nasional, penghormatan terhadap bendera, dan lain sebagainya.
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Lingkungan merupakan bagian kecil dari negara. Jika setiap lingkungan kecil tidak terjaga maka negara akan menjadi tidak terawat juga.
  • Tidak membuang sampah sembarangan.

Membuang sampah pada tempatnya merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
  •  Tidak menebang pohon sembarangan.

Menjaga kehidupan pohon sama halnya menjaga kehidupan umat manusia yang ada di semua negara di dunia.
  • Melakukan kegiatan sosial seperti menyantuni anak yatim.



Senin, 18 Mei 2015

Menjadi pemuda yang kreatif

Sifat kreatif harus ditanamkan kepada pemuda sejak kecil, agar pemuda jika mendapat sebuah permasalahan mudah berfikir untuk mencari jalan keluarnya. Kreatif artinya memiliki daya cipta dan mampu menciptakan segala sesuatu, hasil dari suatu kretiviats biasanya memperkenalkan atau mengembangkan hal-hal baru yang disebut inovasi seperti dikutip dari ronnyoctavian.blogspot.com

Sebagai pemuda harus bersemangat untuk melakukan segala sesuatu. Menciptakan ide-ide yang ada didalam pikirannya, biasanya akan datang dengan sendirinya kalau setiap pemuda ada kemauan. Menjadi pemuda jangan pernah takut salah atau gagal, beranilah menanggung resiko karena sikap diam tidak akan dapat mengatasi setiap permasalahan.

Sifat kreatif dapat dikembangkan dalam segala kehidupan baik di bidang seni, pendidikan disekolah, olah raga atau kehidupan ekonomi.

Jadilah pemuda yang selau belajar kreatif untuk mencapai kemandirian. Dan kemandirian tidak terbentuk dengan sendiriya  tetapi melalui proses waktu yang cukup panjang. Mulai kanak-kanak terus berlanjut hingga menjadi pemuda atau dewasa.

Mandiri berarti dapat mengatasi kesulitan sendiri dan tidak tergantung kepada orang ketika menghadapi soal-soal ujian, kita dituntut untuk dapat menyelesaikan sendiri, hindari nyontek  karena itu perbuatan tidak terpuji. Untuk itu pemuda dituntut kreatif dalam membagi waktu untuk belajar, tekun dan giat.

Pemuda yang kreatif mampu menciptakan segala sesuatu yang ada didalam pikirannya. Pemuda bisa mengembangkan bakatnya dengan menciptakan karya-karya yang baru, seperti membuat puisi, cerpen, dan novel. Walaupun karyanya hanya seberapa namun kita tidak boleh menyerah dan harus berusaha lagi agar karyanya menjadi yang terbaik.

Kreatif dan Inovatif merupakan salah satu kunci sukses dari sebuah bisnis, maka dari itu pemuda harus memiliki sifat kreatif dan inovatif. Kunci untuk mencapai kesuksesaan adalah kepekaan dalam mengidentifikasikan peluang yang ada dan kemampuan yang dimilikinya, bahkan sering kita tidak sadari bahwa ide-ide cerdas merupakan terobosan

Minggu, 17 Mei 2015

Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi

Pasca reformasi, kasus-kasus korupsi silih berganti terungkap ke publik. Bukan hanya kasus korupsi yang terjadi pada masa pemerintahan orde baru, tapi juga kasus korupsi yang terjadi setelah reformasi. Yang terbaru adalah terungkapnya kasus korupsi pilkada Gunung Mas yang melibatkan Akil Mochtar, ketua Mahkamah Konstitusi. Kasus korupsi ini adalah yang terburuk dalam sejarah, sebab menyangkut lembaga sekaliber Mahkamah Konstitusi yang seharusnya menjadi penegak konstitusi.

Perbaikan sistem birokrasi pemerintahan mutlak dibutuhkan saat ini. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Pengawasan terhadap sistem merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan badan pengawas yang dibentuk pemerintah. Sistem birokrasi yang bersih dan transparan akan meminimalisir kesempatan untuk korupsi.

Mengingat korupsi akhir-akhir ini begitu banyak, seperti tidak ada habis-habisnya penyelenggara Negara terseret dalam kasus korupsi membuat masyarakat begitu resah. Permasalahan ini harus segera ditemukan solusi agar permasalahn korupsi ini tidak menjai bom waktu di masa yang akan datang . menurut saya salah satu solusi yang dapat mencegah penyebaran korupsi yaitu dengan pendidikan. Karena dalam pendidikan setiap manusia memiliki potensi untuk berkembang dan dikembangkan mengenai potensi yang ada didalam dirinya. Upaya yang dinilai efektif untuk mengembangkan potensi tersebut yaitu dengan aktifitas pendidikan. Pendidikan juga sebagai pewarisan nilai budaya oleh generasi tua ke generasi muda, selain ada pewarisan budaya, pendidikan juga sebagai pemelihara budaya. Karena dengan pendidikan manusia dibimbing menjadi manusia yang lebih dewasa secara intelektual moral dan juga soisal. Dengan demikian pendidikan dapat dipandang sebagai upaya prefentif bagi berkembangnya sikap dan prilaku korup.

Begitu besarnya peran pendidikan yang membentuk kepribadian seseorang, serta sebagai pewaris dan pemelihara budaya yang ada. Saya harap  pendidikan di Indonesia harus lebih memanusiakan manusia. Bukan hanya sekedar pendidikan dinilai oleh hasilnya saja. Tetapi pendidikan di Indonesia juga harus mampu menilai dalam segi prosesnya. Sebab proses pembelajaranlah yang membentuk kpribadiannya. Jadi guru yang menjadi pusat dalam pendidikan. Guru  harus menilai proses anak dalam pembelajaran bukan hanya sekedar dan berorientasi pada hasil.Pentingnya pendidikan anti korupsi

Pasca reformasi, kasus-kasus korupsi silih berganti terungkap ke publik. Bukan hanya kasus korupsi yang terjadi pada masa pemerintahan orde baru, tapi juga kasus korupsi yang terjadi setelah reformasi. Yang terbaru adalah terungkapnya kasus korupsi pilkada Gunung Mas yang melibatkan Akil Mochtar, ketua Mahkamah Konstitusi. Kasus korupsi ini adalah yang terburuk dalam sejarah, sebab menyangkut lembaga sekaliber Mahkamah Konstitusi yang seharusnya menjadi penegak konstitusi.

Perbaikan sistem birokrasi pemerintahan mutlak dibutuhkan saat ini. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Pengawasan terhadap sistem merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan badan pengawas yang dibentuk pemerintah. Sistem birokrasi yang bersih dan transparan akan meminimalisir kesempatan untuk korupsi.

Mengingat korupsi akhir-akhir ini begitu banyak, seperti tidak ada habis-habisnya penyelenggara Negara terseret dalam kasus korupsi membuat masyarakat begitu resah. Permasalahan ini harus segera ditemukan solusi agar permasalahn korupsi ini tidak menjai bom waktu di masa yang akan datang . menurut saya salah satu solusi yang dapat mencegah penyebaran korupsi yaitu dengan pendidikan. Karena dalam pendidikan setiap manusia memiliki potensi untuk berkembang dan dikembangkan mengenai potensi yang ada didalam dirinya. Upaya yang dinilai efektif untuk mengembangkan potensi tersebut yaitu dengan aktifitas pendidikan. Pendidikan juga sebagai pewarisan nilai budaya oleh generasi tua ke generasi muda, selain ada pewarisan budaya, pendidikan juga sebagai pemelihara budaya. Karena dengan pendidikan manusia dibimbing menjadi manusia yang lebih dewasa secara intelektual moral dan juga soisal. Dengan demikian pendidikan dapat dipandang sebagai upaya prefentif bagi berkembangnya sikap dan prilaku korup.

Begitu besarnya peran pendidikan yang membentuk kepribadian seseorang, serta sebagai pewaris dan pemelihara budaya yang ada. Saya harap  pendidikan di Indonesia harus lebih memanusiakan manusia. Bukan hanya sekedar pendidikan dinilai oleh hasilnya saja. Tetapi pendidikan di Indonesia juga harus mampu menilai dalam segi prosesnya. Sebab proses pembelajaranlah yang membentuk kpribadiannya. Jadi guru yang menjadi pusat dalam pendidikan. Guru  harus menilai proses anak dalam pembelajaran bukan hanya sekedar dan berorientasi pada hasil.

Ditulis oleh Kurniah Rahman
Sumber : kompasiana.com

Mengenal Indonesia Lebih Jauh



Indonesia adalah negara yang berpenduduk terpadat ke lima di dunia. Negara ini memiliki 17.508 buah pulau walaupun hanya 6000 dari pulau-pulau ini yang berpenghuni. 

Luas total area Indonesia adalah kira-kira 767.777 mil persegi. Berpenduduk sekitar 200 juta orang dan terdiri dari 300 suku bangsa yang diperkirakan memiliki 583 bahasa dan dialek. 

Di antara pulau-pulau ini, pulau Sumatra adalah salah satu pulau yang terpenting. Bukit Barisan adalah barisan pegunungan yang membentang di sebelah Barat pulau ini. Pegunungan ini memiliki sekitar 93 gunung vulkanik yang 15 di antaranya masih aktif. 

Pulau Sumatra juga kaya akan kehidupan satwanya. Diperkirakan ada sekitar 176 jenis mamalia, 62 hewan jenis amfibi dan 150 jenis burung yang tinggal di pulau ini, menjadikan pulau ini sebagai anugerah alam yang mewah. 

Sebagian dari Pulau Kalimantan di Indonesia adalah milik Malaysia. Objek turisme di sini belum terlalu berkembang sehingga pulau ini belum menjadi salah satu tempat favorit turis mancanegara. 

Irian Jaya di sebelah Timur Indonesia adalah propinsi yang masih jarang dikunjungi di Indonesia. Daerah ini berada belahan Barat Pulau New Guinea dan menempati setengah dari pulau ini. 

IndonesiaKeadaan cuaca yang sedang dan cukup sejuk di banyak tempat di negara ini menyebabkan Indonesia cukup nikmat bagi para turis yang berkunjung. Turis yang mengunjungi Indonesia dari berbagai tempat di dunia selalu mendapati cuaca di Indonesia cocok untuk mereka. 

Dengan adanya undang-undang di Indonesia yang mengakui kebebasan beragama, di Indonesia terdapat campuran berbagai agama dan keyakinan yang berbeda seperti Hindu, Kristen, Budha dan Islam. 87% dari penduduk Indonesia beragama Islam. 

Penduduk Indonesia terdiri dari banyak suku, seperti suku Bali, suku Jawa, suku Dayak dan sebagainya. 

Setiap suku di Indonesia memiliki adat budaya dan kebiasaan sendiri-sendiri. Setiap suku memiliki pula festival dan ritual yang berbeda-beda yang di rayakan setiap tahun dan merupakan hal yang menarik bagi para pengunjung dari seluruh dunia. 

Bahasa resmi bangsa Indonesia adalah Bahasa Indonesia tetapi terdapat banyak dialek di tempat-tempat yang berbeda di Indonesia. Bahasa Inggris adalah bahasa asing yang paling dikenal di Indonesia. 

Banyak hal-hal yang unik dalam gaya hidup dan kebiasaan bangsa Indonesia, seperti berdiri dengan bertolak pinggang di Indonesia masih dianggap tidak sopan. Sebaiknya jangan menunjukkan kelakuan agresif pada saat berkomunikasi dengan orang Indonesia. 

Seorang tamu selalu menunggu undangan dari tuan rumah sebelum memulai minum atau makan. Sebelum memasuki kuil tempat sembahyang atau candi perlu memakai kain yang menutupi pinggang sampai lutut. Menunjuk sesuatu dengan jari adalah tindakan tidak sopan demikian pula menunjuk sesuatu dengan kaki. 

Menerima atau memberi dengan tangan kiri dianggap tidak sopan demikian pula makan dengan tangan kiri karena tangan kiri dianggap bagian yang kurang bersih. 

Bagi siapa saja yang mengunjungi Indonesia untuk pertama kali pastilah akan terpesona dengan budaya dan seni Indonesia yang beragam dan unik. 
Sumber : asinah.net

Sabtu, 16 Mei 2015

Meningkatkan Rasa Cinta Kepada Tanah Air

Tips Cara Meningkatkan Rasa Cinta Terhadap Tanah Air Dan Bangsa Indonesia

1. Mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan pejuang kemerdekaan kita serta menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan.

2. Menghormati upacara bendera sebawai perwujudan rasa cinta tanah air dan bangsa Indonesia.

3. Menghormati simbol-simbol negara seperti lambang burung garuda, bendera merah putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan lain sebagainya.

4. Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri agar pengusaha lokal bisa maju sejajar dengan pengusaha asing.

5. Ikut membela mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia dengan segenap tumpah darah secara tulus dan ikhlas.

6. Turut serta mengawasi jalannya pemerintahan dan membantu meluruskan yang salah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

7. Membantu mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia kepada warga negara asing baik di dalam maupun luar negeri serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang mencoreng-moreng nama baik bangsa indonesia.

8. Menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar pada acara-acara resmi dalam negeri.

9. Beribadah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

10. Membantu mewujudkan ketertiban dan ketentraman baik di lingkungan sekitar kita maupun secara nasional.

Jumat, 15 Mei 2015

PERAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA

Kaum muda Indonesia adalah masa depan bangsa. Karena itu, setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus sebagai pelajar, mahasiswa, ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya adalah aktor-aktor penting yang sangat diandalkan untuk mewujudkan cita-cita pencerahan kehidupan bangsa kita di masa depan.

Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Mahasiswa merupakan suatu potensi bagi negara dalam kemajuan bangsa. Peran mahasiswa sangatlah penting dalam mengisi pembangunan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Dalam situasi yang senantiasa tumbuh dan berkembang diera globalisasi ini, menuntut peran aktif mahasiswa dalam perubahan segala aspek pembangunan nasional. Selain itu mahasiswa juga harus menjaga keutuhan NKRI, memperkokoh persatuan dan kesatuan negara. Situasi negara kita saat ini kurang stabil, banyak terjadi bencana alam, konflik, degradasi moral dan terorisme. Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk menjadi inovator perubahan ke arah yang lebih baik. Sebagai penerus bangsa kita harus memiliki semangat kejuangan, sifat kritis, idealis, inovatif dan futuristik tanpa meninggalkan akar budaya bangsa Indonesia.  

Menurut saya sebagai generasi penerus bangsa kita wajib menjaga negara kita dengan baik. Sebagai contohnya, dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh. Kita harus buktikan kepada negara lain bahwa kita mampu bersaing dengan mereka agar negara kita tidak selalu dieremehkan. Dalam pembelajaran juga kita tidak boleh mencontek. Karena hal tersebut apabila di lakukan secara terus-menerus dapat membuat negara kita hancur. Tiba di kampus kita juga harus berusaha untuk tidak terlambat, karena apabila kita sengaja datang terlambat kita sama saja seperti koruptor. Kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu karena hal tersebut dapat merugikan diri kita sendiri. Kita sebagai generasi penerus bangsa seharusnya dari sejak sekarang kita harus menanamkan sifat  jujur. Agar pada saat menjadi pemimpin kelak nanti kita bisa menjadi pemimpin yang jujur dan tidak korupsi dengan hal apapun seperti diutarakan oleh diestylands.blogspot.com

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mahasiswa dalam upaya memajukan bangsa, mahasiswa harus memiliki 4 kekuatan:

1. Kekuatan moral 

Dalam upaya memajukan bangsa, moralitas merupakan satu sarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang “agen perubahan”. Tanpa adanya moral yang baik tentunya hasil yang akan dicapai akan sama saja dengan yang sebelumnya dan ini juga sama artinya dengan melakukan hal yang sia-sia.

2. Kekuatan kontrol sosial

Merupakan sumber kekuatan yang kedua dalam proses pembaruan. Keadaan social yang baik dan terkontrol tentunya akan membuat stabilitas dan keamanan bangsa akan terwujud, karena tidak aka nada lagi tawuran antar warga, bentrokan, atau bahkan perang saudara.

3. Kekuatan intelektual

Tanpa adanya kaum pemikir atau yang biasa disebut dengan kaum intelektual, tentu bangsa ini akan sangat mudah terpengaruh dan tertipu oleh Negara lain. Dengan adanya para intelektual di Indonesia, diharapkan bangsa Indonesia mampu bangkit dan beranjak dari keterpurukannya.

4. Kekuatan profesional

Yang terakhir adalah kekuatan professional. Kekuatan ini mencakup bagaimana kita menyikapi permasalahan secara dewasa dan dengan kepala dingin. Tidak grusa-grusu dalam mengambil keputusan.
Oleh karena itu kita wajib menjaga negara kita agar negara kita dapat mencapai tujuan yang sebenarnya.