Rabu, 26 Juli 2017

Bupati Batang dan Banjarnegara Diminta Buat Usulan Proyek

Bupati Batang dan Bupati Banjarnegara diminta membuat usulan proyek, jika ingin jalan tembus Bawang-Dieng melalui Dukuh/Desa Deles, Kecamatan Bawang, Batang – Dukuh Bitingan, Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, dibiayai APBN.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti. Anggota Dewan Dapil VIII Jateng itu menyatakan adanya kemungkinan jalan tembus Bawang, Batang ke Dieng, Banjarnegara dibiayai APBN.

"Jalan tembus itu bisa dibiayai APBN dengan sejumlah syarat. Antara lain, bupati membuat usulan proyek ke Kementerian PUPR. Setelah itu, bupati dan kepala DPU, serta kepala dinas terkait, seperti kadinas Pariwisata, termasuk BPBD, untuk presentasi di Kementerian PUPR pentingnya jalur Bawang-Dieng itu," jelasnya.

Misalnya, lanjut dia, jalur itu untuk kepentingan mobilisasi manusia dan barang, jalur pariwisata, jalur evakuasi, jalur ekonomi bisnis, dan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat sebagai akibat multiplier effect yang bersifat positif.

"Kementerian PUPR kemudian minta pertimbangan DPR Komisi V (infrastruktur), Komisi X (kepariwisataan), dan Komisi VIII (kebencanaan). Jika ditanggapi positif, kemudian ada kunjungan DPR ke lokasi. Tujuannya, apakah ruas jalan Bawang-Dieng itu layak dibangun dengan APBN. Sekaligus menetapkan klasifikasi, bisa jadi jalan nasional, provinsi, atau cukup jalan kabupaten."

Bupati Batang Wihaji menyatakan, pada prinsipnya pihaknya berkewajiban untuk membangun Kabupaten Batang termasuk di dalamnya infrastruktur berupa jalan.

"Tentunya, kami berharap dengan adanya proyek jalan tembus itu yang kini sedang digarap, akan membantu pertumbuhan ekonomi. Sebab, jalan baru itu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di sepanjang jalur itu, baik yang masuk wilayah Kabupaten Batang maupun Kabupaten Banjarnegara," jelasnya.

Wihaji lebih membidik manfaat jalur Bawang-Dieng itu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang tinggal di wilayah hutan tersebut.

”Minimal dengan jalan yang mulus, masyarakat enak melewatinya. Kemudian bagi pecinta objek-objek wisata berbasis alam, seperti hutan, gunung, dan sebagainya, jalur baru itu tentu memiliki daya tarik tersendiri,” tandasnya.



Sumber: Facebook @NovitaMediaCenter

0 komentar:

Posting Komentar