Rabu, 02 Agustus 2017

Menimbang Produk Lokal

Gambar: thetanjungpuratimes.com

Ada satu pertanyaan menarik, "Bagaimana kita diharapkan mencintai produk dalam negeri, sementara kualitasnya jauh di bawah produk luar negeri?"

Pertanyaan tersebut seringkali menjadi dalih ketika kita lebih memilih produk asing dibandingkan produk lokal. Memang harus diakui, ada beberapa produk dalam negeri yang berkualitas pas-pasan, sementara untuk barang yang sama, hasil produksi luar negeri menyajikan kualitas yang bagus, malah kadang dengan harga yang jauh lebih murah.

Tetapi justru di situlah tantangannya. Keengganan kita membeli produk dalam negeri, seringkali justru membuat anak negeri merasa rugi ketika harus memproduksinya. Bayangkan, dengan biaya produksi yang sedemikian tinggi, tetapi peminatnya sedikit, hanya segelintir pihak yang bersedia terjun ke dalam proses produksi ini. Dari yang sedikit itu, jika diproduksi besar-besaran dengan modal minimalis, tentu kualitas juga pas-pasan, sementara jika mengutamakan kualitas bagus, produk akan ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi.

Tentu tidak semua memiliki kondisi demikian, hanya gambaran umum saja. Dan karena itulah, menjadi tanggung jawab kita untuk membenahinya. Belilah produk-produk lokal dengan misi ganda, yakni memakmurkan masyarakat lokal, mencintai produk dalam negeri, sekaligus mendorong agar para produsen lokal ini meningkatkan mutunya, sebab semakin banyak orang yang menggemarinya.

Lebih dari itu, jika kita tengok lagi, toh kualitas produk-produk dalam negeri sebetulnya tidak kalah jauh dibandingkan produk asing. Seringkali kita tergoda oleh yang disebut gengsi, sehingga memilih produk luar yang masih bisa didapatkan dari produk lokal yang sama persis.

Kalau bukan kita yang mulai melarisi produk lokal, lalu siapa lagi?

1 komentar:


Good day! Do you know if they make any plugins to protect against hackers? I'm kinda paranoid about losing everything I've worked hard on. Any tips? capital one card login in

Posting Komentar